Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, Distanpangan Bali Sukses Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak
DENPASAR – Menyambut Hari Pangan Sedunia 2026, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpangan) Provinsi Bali menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak. Acara ini berlangsung di halaman kantor Distanpangan Provinsi Bali, Jl. WR. Supratman No. 71, Denpasar, pada Rabu, 21 Oktober 2026, mulai pukul 06.30 hingga 11.00 WITA. Mengusung tema "Innovate today. Nourish tomorrow," kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat.Â
Langkah ini diambil sebagai salah satu intervensi pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, menekan laju inflasi daerah, serta mempermudah akses masyarakat terhadap pangan berkualitas. Berbagai komoditas kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau dalam GPM ini. masyarakat dapat membeli beras SPHP, Minyak goreng, telur, cabai, bawang, sayuran, daging sapi, dan daging ayam. Kehadiran produk-produk ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar, sekaligus menjaga stabilitas harga di Bali.Â
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dr. I Wayan Sunada, SP., M.Agb., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan acara ini.
"Gerakan Pangan Murah serentak hari ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan yang terjangkau bagi masyarakat, khususnya dalam momentum Hari Pangan Sedunia. Melalui tema 'Innovate today. Nourish tomorrow, kami tidak hanya bertujuan untuk menstabilkan harga dan mengendalikan inflasi di Bali, tetapi juga ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penganekaragaman konsumsi pangan lokal. Harapan kami, kegiatan ini dapat meringankan beban ekonomi warga sekaligus memberdayakan para petani dan produsen pangan kita," tegasnya.
Acara ini juga didukung oleh Badan Pangan Nasional dan FAO (Food and Agriculture Organization).Â
Pelaksanaan GPM Serentak ini tidak hanya melibatkan jajaran pemerintah provinsi, tetapi juga menggandeng Perum Bulog, distributor pangan, serta gabungan kelompok tani (Gapoktan) dari berbagai kabupaten di Bali. Warga yang hadir mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini dan berharap program serupa dapat lebih sering dilaksanakan, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan.
Â