Karangasem – Gubernur Bali melaksanakan kegiatan penanaman Kelapa Genjah pada Jumat, (27/02/2026) di Desa Adat Tri Eka Buana, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem. Kegiatan ini turut didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali sebagai bagian dari penguatan komoditas perkebunan strategis berbasis potensi lokal. Penanaman dilakukan secara simbolis di lahan milik warga Desa Adat Tri Eka Buana yang dinilai memiliki kesesuaian agroklimat untuk pengembangan kelapa genjah. Varietas ini dipilih karena memiliki keunggulan umur mulai berbuah relatif cepat, produktivitas stabil, serta adaptif terhadap kondisi lahan kering dan berbukit yang banyak ditemui di wilayah Karangasem.
Gubernur Bali menegaskan bahwa pengembangan kelapa genjah merupakan langkah konkret dalam mendorong diversifikasi komoditas perkebunan sekaligus meningkatkan pendapatan petani. Selain sebagai sumber bahan baku industri pangan dan olahan, kelapa juga memiliki nilai ekonomi tinggi pada berbagai produk turunannya seperti minyak kelapa, gula kelapa, hingga produk berbasis kelapa muda.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali dalam kesempatannya menyampaikan bahwa kegiatan ini selaras dengan arah pembangunan pertanian Bali yang berkelanjutan dan berorientasi pada kemandirian pangan serta penguatan ekonomi desa adat. Pengembangan kelapa genjah di Karangasem dinilai memiliki prospek jangka panjang, mengingat permintaan pasar terhadap produk kelapa dan turunannya terus meningkat, baik untuk konsumsi domestik maupun sektor pariwisata.
Pada hari yang sama, Gubernur Bali juga melaksanakan penanaman bibit pohon Kelapa Daksina di kawasan Embung Tukad Unda, Desa Dawan, Kecamatan Klungkung. Penanaman ini menjadi bagian dari upaya integrasi penguatan komoditas perkebunan dengan konservasi sumber daya air dan rehabilitasi kawasan sekitar embung.


Kelapa Daksina memiliki nilai simbolik dan kultural dalam tradisi Bali, sekaligus berpotensi dikembangkan sebagai komoditas ekonomi bernilai tambah. Penanaman di kawasan Embung Tukad Unda diharapkan tidak hanya memperkuat fungsi ekologis sebagai penyangga kawasan resapan air, tetapi juga mendukung pengembangan lanskap produktif yang berkelanjutan.
Kegiatan penanaman ini juga dihadiri oleh perangkat desa, pekaseh, kelompok tani, serta masyarakat setempat. Partisipasi aktif masyarakat menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pertanian sebagai pilar ekonomi Bali.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dan perkebunan sebagai fondasi ketahanan ekonomi daerah serta tercipta kawasan sentra kelapa produktif di Kabupaten Karangasem, yang tidak hanya menjaga keberlanjutan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan ekonomi berbasis desa adat.
