Oleh :
Putu Sugita,S.P., M.P
POPT Madya

Penyakit busuk buah kakao (BBK) merupakan salah satu masalah utama dalam budidaya kakao karena merupakan faktor pembatas produksi. Penyakit ini menyerang bagian buah muda dan buah matang.  Di Jembrana, penyakit ini meresahkan petani di sentra pengembangan tanaman kakao, karena dapat mengakibatkan kerusakan buah lebih dari 50% dan pengendalian yang dilakukan  belum sesuai harapan karena pengendaliannya secara parsial dan tidak menggunakan semua komponen pengendalian yang tersedia.

Pengendalian penyakit buah kakao akan memberikan hasil yang baik, jika dilakukan secara terpadu dengan menerapkan semua komponen yaitu :

GEJALA PENYAKIT

Gejala Penyakit Busuk Buah

Siklus Hidup Penyakit Busuk Buah

EKOLOGI

KERUGIAN AKIBAT PENYAKIT

PENGENDALIAN  TERPADU

PENGELOLAAN  BAHAN  TANAM  KAKAO  BEBAS  PENYAKIT  BUSUK  BUAH

Daftar Pustaka

CABI, ICCO, 2014. Pengenalan Hama dan Penyakit Utama pada Kakao. Disampaikan pada kegiatan TOF Sulawesi Tenggara, 16 –21 Desember 2014 Kerjasama antara ICCRI & CABI.

Firdausil AB, Nasriati, Alvi Yani, 2008. Tekknologi Budidaya Kakao.Balai Besar  Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, Bogor.

Karmawati Elna, Zainal Mahmud, M. Syakir, S. Joni Munarso, Ketut Ardana, Rubiyo, 2010. Budidaya dan Pasca Panen Kakao. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Bogor.Kementerian Pertanian, 2014. Pedoman Teknis Budidaya Kakao Yang Baik (Good Agriculture Practices/Gap On Cocoa). Peraturan Menteri Pertanian Nomor 48/Permentan/OT.140/4/2014. Kementerian Pertanian, Jakarta.

Proyek STDF-CABI-ICCO-ICCRI, 2014. Panduan Pelatihan Fasilitator Utama ( Training of  Master Fasilitator ). Proyek STDF-CABI-ICCO-ICCRI, Jember.