Kementan RI bersama Kadistanpangan Bali Turut Lepas Ekspor Coklat dan Manggis di Desa Tua, Tabanan

TABANAN – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali turut serta dalam melepas ekspor perdana produk unggulan lokal, yaitu coklat dan manggis. Kegiatan ini menandai langkah besar dalam upaya meningkatkan ekonomi lokal dan memperluas pasar produk pertanian Bali ke kancah internasional. Melalui  PT Cau Cokelat Internasional di Banjar Cau, Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan, kembali  mengekspor 1 ton cokelat organik, Rabu (12/2). Sasarannya empat negara, yakni Jepang, Australia, USA, dan Amerika.

Dihadiri langsung oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) yang mewakili dari Wakil Menteri Pertanian, Kementerian RI, unsur Polri/TNI, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan hingga Petani.  Cokelat yang diekspor jenis cokelat jadi ini untuk pertama kalinya di ekspor ke negara Jepang, Amerika, dan USA.

Disampaikan langsung bahwa ekspor cokelat ke empat negara tersebut jumlahnya hampir 1 ton dengan proses pengiriman bertahap. Cokelat yang diekspor ini berasal dari petani Tabanan dan Jembrana. Jenisnya organik sesuai dengan permintaan negara yang tujuan dan ekspor yang dilakukan awal tahun ini sudah berkembang karena Jepang, Amerika dan USA untuk pertama kalinya memesan di Cau Cokelat.

Selain cokelat dalam kegiatan simbolis itu turut diekspor manggis 1 ton ke Cina oleh petani milenial Agung Weda asal Buleleng.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Wayan Sunada menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras para petani dan pelaku usaha komoditas cokelat dan manggis. Disampakan bahwa Ini adalah bukti nyata bahwa produk pertanian Bali tidak hanya mampu bersaing di pasar domestik, tetapi juga di pasar global dan akan berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan produk unggulan lokal, termasuk coklat dan manggis, melalui berbagai program peningkatan kualitas dan pemasaran.

Kepala Badan PPSDMP Ida Widhi Arsanti juga turut mengingatkan kepada petani milenial, terkait dengan apa yang jadi program dari Menteri Pertanian, yaitu program perluasan areal tanam (PAT), program Swasembada Pangan 2025, program YESS, program pekarangan pangan bergizi, program oplah dan cetak sawah, sangat penting untuk petani milenial yang mana ini adalah merupakan salah satu program dari Kementrian Pertanian yaitu Peningkatan Ekspor apa aja dan kemana saja.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan ekspor komoditas coklat dan manggis ke negara-negara tujuan, yang ditandai dengan pemecahan kendi ke bagian depan kendaraan pengangkut komoditas ekspor, oleh Kepala BPPSDMP Kementan RI, Idha Widi Arsanti, dengan didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali bersama sejumlah pejabat yang hadir.