Atasi Jamur Akar Putih Cengkeh Dengan Penerapan Pengendalian Hama Terpadu

Oleh: Putu Sugita, SP.,M.P.POPT Ahli Madya. Berdasarkan data statistik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Tahun 2021 diketahui bahwa luas areal penanaman cengkeh di Buleleng yaitu 8.086,07 Ha dengan jumlah produksi 2.288,19 Ha (Sumber : Angka Tetap Tahun 2021). Hal ini merupakan potensi strategis pengembangan cengkeh sebagai komoditas unggulan di Kabupaten Buleleng dalam menggerakan […]

Satu Lagi Keunggulan Sapi Bali

Oleh:drh. Ni Wajan Leestyawati – Penyuluh Pertanian UtamaDinas Pertanian dan Ketahanan PanganProvinsi Bali Sapi bali yang merupakan domestikasi dari banteng, sudah dikenal keunggulannya secara internasional. Sapi ini diakui oleh dunia sebagai sapi ras asli Indonesia dan disebut bali cattle. Sapi bali telah banyak diternakkan di beberapa daerah di Indonesia, namun kelestarian dan kemurnian genetiknya ada […]

[ULASAN] Webinar Propaktani #Episode497 Nilai Tambah dan Daya Saing Produk Pertanian Melalui Pengembangan Beras Organik di Provinsi Bali

Oleh: I Gede Vibhuti KumaranandaPenyuluh Pertanian PertamaDinas Pertanian & Ketahanan Pangan Provinsi Bali Pertanian organik merupakan wujud nyata dalam upaya pelaksanaan dari sistem pertanian berkelanjutan (Sustainable Agriculture). Sistem pertanian berkelanjutan didefinisikan sebagai suatu sistem pertanian yang memanfaatkan sumberdaya yang dapat diperbarui (renewable resources) dan sumberdaya yang tidak dapat diperbarui (unrenewable resources) dalam rangkaian proses produksi […]

e-BOOK Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Tutorial Peremajaan Isolat Jamur

Oleh :Ir. SRI WACHJUNIKepala UPTD. Balai Perlindungan Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali Pertanian organik telah banyak diketahui namun dalam pelaksanaanya masih terdapat permasalahan antara lain belum adanya kesadaran akan dampak negative pemaikan pestisida kimia dan sebagian besar kelompok tani belum dapat membuat APH sendiri sehingga ketersediaan APH di petani menjadi terbatas.Berbagai kegiatan telah […]

Gerdal Ramah Lingkungan pada OPT Cabai di Subak Pegatepan

Oleh :Komang Riska Wardani, S.P.POPT Ahli PertamaUPTD. Balai Perlindungan Tanaman Pangan Hortikultura dan PerkebunanDinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Setiap musim mempunyai tantangan tersendiri bagi para petani. Pada musim kemarau biasanya banyak terjadi ledakan hama, sedangkan pada musim hujan banyak terjadi ledakan penyakit terutama yang berkaitan dengan bakteri dan jamur. Kondisi lingkungan yang lembab […]

The Origin of the Balinese Subak System

By:I Gede Vibhuti KumaranandaPenyuluh Pertanian Ahli Pertama Preliminary “Subak” is an irrigation system of the Balinese people which involves customary law (Hukum Adat) and has distinctive characteristics, namely socio-agricultural-religious with high determination and enthusiasm come together to work together in an effort to obtain water with the aim of producing food crops, especially rice and […]

BPP Penebel Fasilitasi Temu Usaha Kemitraan Padi Merah Cendana

Oleh :Ir. I Made Oka Parwata, M.MA.Penyuluh Pertanian Ahli UtamaDinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali. danI Gusti Ayu Putu Mariani, S.TP.Penyuluh Pertanian Ahli Muda/Sub Koordinator Kelembagaan dan Pengembangan SDM Pertanian,Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan pada Tahun 2022 ini telah ditetapkan sebagai BPP Percontohan KOSTRATANI, […]

Kewaspadaan Terhadap Penyakit Mulut dan Kuku di Provinsi Bali

Foot and Mouth Disease atau lebih dikenal dengan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) adalah penyakit menular yang menyerang hewan ternak atau hewan liar yang berkuku belah seperti, sapi, kerbau, kambing, domba, rusa/kijang, dan sejenisnya. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dinamai virus penyakit mulut dan kuku atau foot and mouth diseases virus (FMDV). Virus ini […]

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

Oleh:Ni Wajan LeestyawatiPenyuluh Pertanian UtamaDinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Penyakit mulut dan kuku disingkat PMK merupakan penyakit hewan menular yang menyerang hewan berkuku belah baik hewan ternak maupun hewan liar seperti sapi, kerbau, domba, kambing, babi, rusa/kijang, onta dan gajah. Penyakit ini menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat tinggi. Di dunia internasional, penyakit PMK […]

Pemanfaatan Agensia Pengendali Hayati (APH) untuk mendukung Bali Organik

Intensitas pemakaian pestisida kimia yang terus menerus dapat menyebabkan menurunnya kesuburan tanah, pencemaran lingkungan (tanah, udara dan air), resistensi OPT dan meninggalkan residu kimia pada hasil tanaman. Hal tersebut dapat berpengaruh pada kerusakan lingkungan dan kesehatan manusia. Menjawab tantangan tersebut mendorong pemerintah  menggiatkan  budidaya tanaman sehat, ramah lingkungan dan berkelanjutan. Inovasi yang akan dilakukan adalah […]